Twitter
YouTube
Facebook

Lampard Minta Drogba Bertahan

Bola.netFrank Lampard menginginkan Didier Drogba, yang berperan besar dalam keberhasilan Chelsea meraih gelar juara Liga Champions, bertahan di Stamford Bridge musim depan.

Drogba mencetak gol penyama kedudukan dan mengeksekusi tendangan penentu kemenangan 4-3 (1-1) timnya dalam adu penalti melawan Bayern Munich di Allianz Arena, Minggu (20/5).

Lampard berharap Drogba menandatangani kontrak baru musim panas nanti.

“Sulit dipercaya,” ujar gelandang Chelsea tersebut pada ITV. “Kami tidak bermain fantastis, tapi Didier melepaskan kami kesulitan.”

“Dia pahlawan. Tanpa dia kami takkan sampai di sini. Dia mencetak gol dalam pertandingan-pertandingan penting.”

“Saya sangat ingin dia bertahan. Apa yang dilakukannya malam ini, sudah sering dia lakukan dalam kariernya.”

Kontrak Drogba, 34, habis musim ini dan belum ada kepastian tentang masa depannya bersama sang juara baru Eropa. (ts/gia)

Seperti Impian Jadi Nyata untuk Juan Mata

Munich – Baru satu musim Juan Mata membela Chelsea. Musim itu kini berakhir dengan luar biasa, setelah ia dan timnya berhasil mengangkat trofi Liga Champions.

Chelsea berhasil mengalahkan Bayern Munich yang bermain di kandangnya sendiri dalam partai final Liga Champions, Minggu (20/5/2012) dinihari WIB.

Bayern memimpin terlebih dulu lewat gol Thomas Mueller pada menit 83. Tetapi Chelsea membalas dengan cepat lewat Didier Drogba. Skor 1-1 pada akhirnya menggiring laga sampai ke babak adu penalti, yang lantas dimenangi Chelsea dengan skor 4-3.

“Aku pikir momen terpenting di pertandingan adalah gol Didier. Kami tertinggal dengan waktu nyaris memasuki menit 90 dan kami kemudian bisa kembali ke permainan,” komentar Mata di Sky Sports.

“Di babak extra time kami banyak berlari dan kami bertahan dengan baik. Babak adu penalti seperti lotre dan hasilnya luar biasa untuk kami,” lanjutnya.

Hasil yang luar biasa itu bak jadi penutup indah dari musim pertama Mata yang tak kalah luar biasa di Stamford Bridge. Direkrut dari Valencia pada musim panas lalu, pemain Spanyol berusia 24 tahun itu sudah menjelma jadi idola baru di Chelsea, mengalami transisi tim dari Andre Villas-Boas dan Roberto Di Matteo, sampai kini menyudahi musim dengan dua gelar juara yakni Piala FA dan Liga Champions.

“Ini seperti impian jadi nyata. Ini adalah tahun pertamaku di Chelsea dan kami sudah memenangi trofi terpenting di final Liga Champions jadi kami amat sangat senang,” simpul Mata.

Ini merupakan gelar juara Liga Champions pertama untuk Mata. Sebelumnya, selama empat musim membela Valencia, ia baru merengkuh satu gelar juara Copa del Rey (2007-08).

( krs / mfi )

Drogba: Inilah Spirit Milik Chelsea

Bola.net – Setelah menanti sekian lama, akhirnya cita-cita Roman Abramovich terwujud, Chelsea jawara Liga Champions, impian yang juga dimiliki oleh Didier Drogba.

Penyerang berkewarganegaraan Pantai Gading tersebut benar-benar menjadi pahlawan, ia menyamakan angka menjadi 1-1 di waktu normal, dan menjadi penentu ketika sepakan penaltinya memastikan The Blues menang 3-4 di adu penalti atas Bayern Munich.

“Itulah apa yang kami lakukan selama bertahun-tahun lamanya, itulah spirit yang kami punya,” cerita Drogba kepada Sky Sports selepas timnya juara.

“Saya telah berada di klub ini selama 8 tahun, dan orang-orang ini telah menunjukkan bagaimana cara kerjanya. Ketika Anda menjadi pemain Chelsea, Anda tak boleh menyerah hingga detik terakhir,”

“Kami mencoba menanamkan hal itu kepada para pemain baru, kepada para pemain muda, dan saya pikir kami telah luar biasa dalam melakukannya hari ini,” tutup si nomor 11 ini. (sky/lex)

The Blues Sampai Kehabisan Kata-kata

Munich – Berstatus underdog, bermain di “kandang” lawan, dan berkali-kali terjepit, Chelsea ternyata masih bisa jadi juara Liga Champions. Hal ini pun bikin para pemain The Blues sulit berkata-kata.

Chelsea dalam posisi tidak diunggulkan saat berhadapan dengan Bayern Munich di laga final di Allianz Arena, Minggu (20/5/2012) dinihari WIB. Selain faktor stadion yang merupakan milik Bayern, mereka juga bermain tanpa empat pemain kunci: Ramires, John Terry, Raul Meireles, dan Branislav Ivanovic.

Sesuai prediksi, Bayern lebih banyak menekan dalam laga dinihari tadi. Mereka bahkan membuat Chelsea nyaris kalah setidaknya pada tiga momen.

Momen pertama adalah saat Thomas Mueller menjebol gawang Petr Cech pada menit ke-83. Untuk kondisi ini, Didier Drogba tampil sebagai penyelamat setelah dia mencetak gol penyama, dua menit sebelum waktu normal berakhir.

Di masa extra time, Chelsea kembali terjepit. Mereka terkena hukuman penalti gara-gara pelanggaran Drogba terhadap Franck Ribery. Kali ini, giliran Cech yang jadi pahlawan dengan menggagalkan tendangan 12 pas Arjen Robben.

Di babak tos-tosan pun, perjalanan Chelsea tidak mulus. Juan Mata yang jadi eksekutor pertama gagal menaklukkan Manuel Neuer. Kekalahan pun mulai membayang.

Namun, dewi fortuna masih memihak Chelsea. Tiga algojo mereka selanjutnya sukses, sedangkan dua eksekutor Bayern, Ivica Olic dan Bastian Schweinsteiger, gagal. Akhirnya, Drogba yang jadi eksekutor kelima jadi penentu kemenangan Chelsea setelah tendangannya menipu Neuer.

Chelsea pun bersorak gembira. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, mereka menjadi raja di Benua Biru.

“Saya kehabisan kata-kata. Saya pikir kami akan kalah, tapi ternyata kami beruntung. Kami layak mendapatkannya. Dengan pemain yang kami miliki, kami selalu yakin,” aku Ashley Cole di situs UEFA.

“Saya tak bisa menggambarkan perasaan saya. Ini adalah untuk pertama kalinya dalam hidup saya tak tahu apa yang harus dilakukan,” timpal Cech.

Hal serupa diungkapkan oleh Gary Cahill, yang baru pada awal tahun ini bergabung dengan Chelsea dari Bolton Wanderers.

“Saya benar-benar tak bisa menggambarkannya dengan kata-kata. Saya datang ke sini untuk memenangi trofi, tapi memenangi gelar ganda sulit dipercaya,” ujarnya merujuk pada trofi Piala FA yang lebih dulu dimenangi timnya.

( mfi / krs )

Highlights Final UCL: Munich 4 – Chelsea 5

Minggu, 20-05-2012 05:46

Berita Terkait

Berita Lain

Bayern Gagal Samai Madrid & Inter

Jakarta – Bayern Munich tak kuasa menjuarai Liga Champions musim ini meski tampil di kandangnya sendiri. Kegagalan itu membuat Bayern gagal menyamai torehan yang baru bisa dilakukan oleh Real Madrid dan Inter Milan.

Di Allianz Arena, Minggu (20/5/2012) dinihari WIB, Bayern harus mengakui keunggulan Chelsea. Berimbang 1-1 di waktu normal dan extra time, Chelsea kemudian menang 4-3 di babak adu penalti.

Hasil itu membuat Bayern gagal bersuka cita di depan pendukungnya sendiri di Allianz Arena dan justru harus terduduk lesu melihat para pemain Chelsea bergembira.

Dengan demikian, Bayern juga gagal menyamai torehan Madrid dan Inter yang berhasil menang di dalam final Liga Champions atau format lamanya, Piala Champions.

Madrid berjaya pada musim 1956-57 ketika menang 2-0 atas Fiorentina di Santiago Bernabeu. Inter menjadi tim terakhir yang sukses berjaya di kandang dengan menang 1-0 atas Benfica di Giuseppe Meazza/San Siro pada musim 1964-65.

Semenjak itu, catat Infostradalive, ada AS Roma (1984) dan Bayern (2012 alias musim ini) yang gagal mengulangi capaian Madrid dan Inter tersebut.

( krs / mfi )

Udinese Tolak Tawaran United Untuk Asamoah

Bola.netManchester United diyakini telah meluncurkan tawaran untuk Kwadwo Asamoah, tapi Udinese menolaknya.

Menurut Gazzetta dello Sport, Udinese memilih tidak menerima tawaran sebesar 12 juta Euro yang diajukan oleh sang raksasa Inggris untuk gelandang bintangnya itu.

“Juventus jelas berminat padanya, tapi dia tetap di Udinese dan akan bermain di kualifikasi Liga Champions musim depan,” ujar agen Stefano Antonelli seperti dilansir oleh Sport Mediaset.

“Di lain pihak, ada dua atau tiga klub besar lain yang sudah menyatakan keseriusan terhadapnya.”

Selain United dan Juve, Inter Milan, Napoli dan AC Milan dikabarkan juga tengah memantau keadaan pemain 23 tahun berdarah Ghana tersebut. (foti/gia)

CopyRight 2011 - Gol.Web.id